Sejarah remote kontrol.
Alat yang satu ini di temukan di akhir abad 18 dan terus di kemabangkan sampai saat ini.
Awal mula di uji coba oleh Nikola Tesla pada tahun 1898 dan hasilnya tersebut di patenkan oleh penemunya dengan nomor paten 613.809.
Nikola Tesla memamerkan sebuah perahu di depan umum dengan menggunakan remote kontrol. selama pameran listrik di Madison Square Garden. Tesla disebut perahu nya "teleautomaton".
Pada tahun 1903, Leonardo Torres Quevedo mempresentasikan Telekino di Paris Academy of Science, dan membuat demonstrasi eksperimental. Di saat yang sama ia memperoleh paten di Perancis, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.
Telekino terdiri dari robot yang di kendalikan oleh gelombang elektromagnetik, Torres-Quevedo meletakkan prinsip-prinsip operasi remote-control nirkabel yang modern dan merupakan pelopor dalam bidang remote control masa kini. Di hadapan raja dan kumpulan besar orang yang menonton pada pada tahun 1906,, Torres berhasil menunjukkan penemuan di pelabuhan Bilbao, mengendalikan sebuah perahu dari pantai. Kemudian ia mencoba untuk menerapkan Telekino untuk proyektil dan torpedo, tetapi sayang ia harus menghentikan proyek karena kurangnya biaya.
Pada tahun 1932 pesawat remote control pertama terbang, dan ketika itu di kembangkan untuk penggunaan teknologi remote control untukbagi keperluan militer bekerja secara intensif selama Perang Dunia Kedua, salah satu hasil dari ini menjadi rudal Jerman Wasserfall.
Pada akhir 1930-an, beberapa produsen radio menawarkan remote kontrol untuk beberapa model yang lebih canggi pada saat itu.
Kontrol Philco (1939) adalah baterai dioperasikan pemancar frequency radio, sehingga membuatnya yang pertama sebagai remote control nirkabel untuk perangkat elektronik rumah tangga.
Remote kontrol jarak jauh.
Remote kontrol jarak jauh menggunakan bantuan aselerasi dari satelite, gps dan internet sehingga daapt bekerja dengan jarak yang sangat jauh bakan sampai di luar angkasa.
Pengendalian remot jarak jauh biasanya adalah pengendalian pesawat tanpa awak maupun satelit dengan menggunakan remote kontrol dengan bantuan Multi frekwensi antara lain FM, MW, AM, SW. Pada umumnya remote kontrol jarak jauh menggunakan frekwensi FM dan jaringan internet melalui satelite serta di pandu program komputer dengan pengendalian otomatis sesuai dengan koordinat penerbangan yang telah di tentukan. Fungsi remote sangat penting dan jika terputus hubungan remote antara pesawat tanpa awak dan stasiun di darat maka dapat di pastikan pesawat akan terbang melayang tanpa arah.
Pada satelite juga di gunakan sistem remote kontrol sehingga satelite dapat bekerja sesuai keinginan dan terus di kendalikan kerjanya dari bumi, pengendalian remote terhadap satelite telah sepenuhnya terintegrasikan dengan jaringan komputer super canggih yang pada intinya semua merupakan remote kontrol canggi jarak jauh dan hingga kini pengendalian satelit terus di lakukan dengan remote kontrol.
Contoh kerja satelite untuk memotret permukaan bumi dapat di lakukan secara remote sehingga akan di dapat gambar sesuai dengan keingina user yang berada di bumi dan kemudian mengirimkan hasil ke server komputer di bumi.
Remote kontrol Jarak dekat.
Remote control adalah komponen dari sebuah perangkat elektronik yang paling sering di gunakan pada televisi, DVD player, atau home theater maupun sound system radio tape keluaran baru. Awalnya digunakan untuk mengoperasikan perangkat nirkabel dari jarak pendek. Remote control telah terus-menerus berkembang dan maju selama beberapa tahun terakhir untuk menyertakan konektivitas Bluetooth, sensor gerak-enabled kemampuan dan kontrol suara. Umumnya remote kontrol adalah perangkat infra merah digunakan untuk mengeluarkan perintah dari jarak dekat untuk televisi atau barang elektronik lainnya seperti radio tape, pemutar DVD, AC dan dimmer. Remote kontrol untuk perangkat ini biasanya benda genggam nirkabel kecil dengan berbagai tombol untuk menyesuaikan berbagai pengaturan seperti saluran televisi, nomor trek, dan volume. Bahkan, untuk sebagian besar perangkat modern , remote control memiliki semua kontrol fungsi perangkat yang dikendalikan sedangkan perangkat itu sendiri memiliki hanya sedikit tombol kontrol utama yang sedikit dan penting saja. Sebagian besar dan umumnya remote kontrol berkomunikasi dengan perangkat elektronik melalui sinyal infra merah dan beberapa melalui frekwensi radio.
Remote control yang diperlukan, biasanya khusus untuk produk, tetapi ada remote kontrol universal, yang meniru remote control pada umumnya dibuat untuk remote cadangan.
Teknologi utama yang digunakan dalam rumah remote kontrol adalah cahaya inframerah (IR). Sinyal antara handset remote control dan perangkat yang dikendalikan terdiri dari pulsa cahaya inframerah yang tak terlihat oleh mata manusia.
Cara orang yang menggunakan remote control
Selama menonton televisi, kebanyakan orang cenderung malas mengubah saluran televisi dengan cara mendekati televisi dan memindah program dengan menekan tombol di televisi, sudah menjadi kebiasaan orang memindah atau mengendalikan perangkat TV dengan remote kontrol yang diciptakan untuk memberikan kenyamanan penikmat siaran televisi tanpa memerlukan berjalan untuk menekan tombol yang terletak di televisi. Meskipun remote controller telah dirancang untuk kenyamanan, beberapa pengguna salah meletakkan remote kontrol mereka, dan dengan demikian diri mereka justru menjadi frustrasi karena harus mencari cari perangkat ini dan bahkan mudah hilang.
Berikut adalah beberapa keuntungan dan kelemahan dari remote kontrol secara umum:
Keuntungan remote kontrol.
Remote kecil dan ringan
Perangkat ini memberikan kenyamanan dan kemudahan, dan dapat sangat membantu bagi orang-orang penyandang cacat, sembuh dari sakit terbaring di tempat tidur, dan orang-orang dengan berbagai gangguan mobilitas.
Perangkat ini dapat memungkinkan presenter untuk bergerak di ruangan dengan leluasa ketika berbicara dan terlibat dengan penonton misalnya Presentasi PowerPoint.
Kekurangan remote kontrol
Perangkat kecil dan berpotensi salah meletakkan sehingga mudah hilang.
Perangkat biasanya memerlukan baterai, yang membutuhkan penggantian dan perawatan yang teratur.
Ada batas jarak dalam mengendalikan perangkat.
Perangkat ini tidak dirancang untuk memudahkan pembersihan atau di cuci sehingga mudah kusam dan kotor dan dengan demikian dapat bertindak sebagai faktor penyumbang penyakit karena bersarang banyak kuman di remote kontrol.
Semua fungsi barang elektronik dapat diakses hanya melalui remote control. Namun, hal ini membawa kelemahan bahwa televisi secara efektif menjadi tidak kurang nyaman di gunakan jika remote control hilang atau rusak, atau jika baterai lemah dan pengganti tidak tersedia.
Untuk berbasis komputer (PowerPoint atau setara) presentasi, menggunakan remote control dapat membuatnya tidak praktis untuk memindahkan kursor selama presentasi.
Alat yang satu ini di temukan di akhir abad 18 dan terus di kemabangkan sampai saat ini.
Awal mula di uji coba oleh Nikola Tesla pada tahun 1898 dan hasilnya tersebut di patenkan oleh penemunya dengan nomor paten 613.809.
Nikola Tesla memamerkan sebuah perahu di depan umum dengan menggunakan remote kontrol. selama pameran listrik di Madison Square Garden. Tesla disebut perahu nya "teleautomaton".
Pada tahun 1903, Leonardo Torres Quevedo mempresentasikan Telekino di Paris Academy of Science, dan membuat demonstrasi eksperimental. Di saat yang sama ia memperoleh paten di Perancis, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.
Telekino terdiri dari robot yang di kendalikan oleh gelombang elektromagnetik, Torres-Quevedo meletakkan prinsip-prinsip operasi remote-control nirkabel yang modern dan merupakan pelopor dalam bidang remote control masa kini. Di hadapan raja dan kumpulan besar orang yang menonton pada pada tahun 1906,, Torres berhasil menunjukkan penemuan di pelabuhan Bilbao, mengendalikan sebuah perahu dari pantai. Kemudian ia mencoba untuk menerapkan Telekino untuk proyektil dan torpedo, tetapi sayang ia harus menghentikan proyek karena kurangnya biaya.
Pada tahun 1932 pesawat remote control pertama terbang, dan ketika itu di kembangkan untuk penggunaan teknologi remote control untukbagi keperluan militer bekerja secara intensif selama Perang Dunia Kedua, salah satu hasil dari ini menjadi rudal Jerman Wasserfall.
Pada akhir 1930-an, beberapa produsen radio menawarkan remote kontrol untuk beberapa model yang lebih canggi pada saat itu.
Kontrol Philco (1939) adalah baterai dioperasikan pemancar frequency radio, sehingga membuatnya yang pertama sebagai remote control nirkabel untuk perangkat elektronik rumah tangga.
Remote kontrol jarak jauh.
Remote kontrol jarak jauh menggunakan bantuan aselerasi dari satelite, gps dan internet sehingga daapt bekerja dengan jarak yang sangat jauh bakan sampai di luar angkasa.
Pengendalian remot jarak jauh biasanya adalah pengendalian pesawat tanpa awak maupun satelit dengan menggunakan remote kontrol dengan bantuan Multi frekwensi antara lain FM, MW, AM, SW. Pada umumnya remote kontrol jarak jauh menggunakan frekwensi FM dan jaringan internet melalui satelite serta di pandu program komputer dengan pengendalian otomatis sesuai dengan koordinat penerbangan yang telah di tentukan. Fungsi remote sangat penting dan jika terputus hubungan remote antara pesawat tanpa awak dan stasiun di darat maka dapat di pastikan pesawat akan terbang melayang tanpa arah.
Pada satelite juga di gunakan sistem remote kontrol sehingga satelite dapat bekerja sesuai keinginan dan terus di kendalikan kerjanya dari bumi, pengendalian remote terhadap satelite telah sepenuhnya terintegrasikan dengan jaringan komputer super canggih yang pada intinya semua merupakan remote kontrol canggi jarak jauh dan hingga kini pengendalian satelit terus di lakukan dengan remote kontrol.
Contoh kerja satelite untuk memotret permukaan bumi dapat di lakukan secara remote sehingga akan di dapat gambar sesuai dengan keingina user yang berada di bumi dan kemudian mengirimkan hasil ke server komputer di bumi.
Remote kontrol Jarak dekat.
Remote control adalah komponen dari sebuah perangkat elektronik yang paling sering di gunakan pada televisi, DVD player, atau home theater maupun sound system radio tape keluaran baru. Awalnya digunakan untuk mengoperasikan perangkat nirkabel dari jarak pendek. Remote control telah terus-menerus berkembang dan maju selama beberapa tahun terakhir untuk menyertakan konektivitas Bluetooth, sensor gerak-enabled kemampuan dan kontrol suara. Umumnya remote kontrol adalah perangkat infra merah digunakan untuk mengeluarkan perintah dari jarak dekat untuk televisi atau barang elektronik lainnya seperti radio tape, pemutar DVD, AC dan dimmer. Remote kontrol untuk perangkat ini biasanya benda genggam nirkabel kecil dengan berbagai tombol untuk menyesuaikan berbagai pengaturan seperti saluran televisi, nomor trek, dan volume. Bahkan, untuk sebagian besar perangkat modern , remote control memiliki semua kontrol fungsi perangkat yang dikendalikan sedangkan perangkat itu sendiri memiliki hanya sedikit tombol kontrol utama yang sedikit dan penting saja. Sebagian besar dan umumnya remote kontrol berkomunikasi dengan perangkat elektronik melalui sinyal infra merah dan beberapa melalui frekwensi radio.
Remote control yang diperlukan, biasanya khusus untuk produk, tetapi ada remote kontrol universal, yang meniru remote control pada umumnya dibuat untuk remote cadangan.
Teknologi utama yang digunakan dalam rumah remote kontrol adalah cahaya inframerah (IR). Sinyal antara handset remote control dan perangkat yang dikendalikan terdiri dari pulsa cahaya inframerah yang tak terlihat oleh mata manusia.
Cara orang yang menggunakan remote control
Selama menonton televisi, kebanyakan orang cenderung malas mengubah saluran televisi dengan cara mendekati televisi dan memindah program dengan menekan tombol di televisi, sudah menjadi kebiasaan orang memindah atau mengendalikan perangkat TV dengan remote kontrol yang diciptakan untuk memberikan kenyamanan penikmat siaran televisi tanpa memerlukan berjalan untuk menekan tombol yang terletak di televisi. Meskipun remote controller telah dirancang untuk kenyamanan, beberapa pengguna salah meletakkan remote kontrol mereka, dan dengan demikian diri mereka justru menjadi frustrasi karena harus mencari cari perangkat ini dan bahkan mudah hilang.
Berikut adalah beberapa keuntungan dan kelemahan dari remote kontrol secara umum:
Keuntungan remote kontrol.
Remote kecil dan ringan
Perangkat ini memberikan kenyamanan dan kemudahan, dan dapat sangat membantu bagi orang-orang penyandang cacat, sembuh dari sakit terbaring di tempat tidur, dan orang-orang dengan berbagai gangguan mobilitas.
Perangkat ini dapat memungkinkan presenter untuk bergerak di ruangan dengan leluasa ketika berbicara dan terlibat dengan penonton misalnya Presentasi PowerPoint.
Kekurangan remote kontrol
Perangkat kecil dan berpotensi salah meletakkan sehingga mudah hilang.
Perangkat biasanya memerlukan baterai, yang membutuhkan penggantian dan perawatan yang teratur.
Ada batas jarak dalam mengendalikan perangkat.
Perangkat ini tidak dirancang untuk memudahkan pembersihan atau di cuci sehingga mudah kusam dan kotor dan dengan demikian dapat bertindak sebagai faktor penyumbang penyakit karena bersarang banyak kuman di remote kontrol.
Semua fungsi barang elektronik dapat diakses hanya melalui remote control. Namun, hal ini membawa kelemahan bahwa televisi secara efektif menjadi tidak kurang nyaman di gunakan jika remote control hilang atau rusak, atau jika baterai lemah dan pengganti tidak tersedia.
Untuk berbasis komputer (PowerPoint atau setara) presentasi, menggunakan remote control dapat membuatnya tidak praktis untuk memindahkan kursor selama presentasi.


